October 2016 - Crash4Race

Rossi: "Aku Terlalu Cepat di Turn 10, Itu Kesalahanku. Selamat Untuk Marc!"

Rossi Motegi 2016
Kita tahu bahwa Rossi crash pada race Motegi 2016, hal ini tentu sangat mengejutkan. Dimana mulai dari sesi free practice sampai kualifikasi penampilan Rossi cukup baik dengan kondisinya yang sedang tidak fit (demam). Rossi mengaku pada crash ini, dia sendiri penyebabnya.

"Di lap-lap awal aku mendapatkan feel dengan motorku, aku cukup baik dengan hal itu. Namun ketika aku memperkecil gap dengan Marquez, aku terlalu cepat ketika masuk ke turn 10 hingga mengakitbatkan ban depanku kehilangan grip."


"Aku rasa problemku dengan Jorge sama, kita sama-sama ceroboh, aku melihat Jorge crash di turn 9, dimana dia terlalu dalam saat memasuki turn 9 dan motor dia mengalami front-end. Untuk balapan kedepannya, mungkin aku akan memperebutkan runner-up dengan Jorge, dan selamat untuk Marquez."

Itulah yang dikatakan Rossi sesudah race di Motegi beberapa saat yang lalu. Dengan hasil ini Marquez telah mengunci gelar juara dunianya. Dan salut untuk The Doctor yang tetap respect ke Marquez. Salut The Doctor!
Baca juga: Penyebab Rossi Crash, Dovizioso: "Rossi Terlalu Mempush Limit Motornya!"

Penyebab Rossi Crash, Dovizioso: "Rossi Terlalu Mempush Limit Motornya!"

Penyebab Rossi Crash Menurut Dovizioso
Valentino crash, Lorenzo crash, padahal hanya dua rider tersebut yang mampu menghadang Marquez merebut World Championship 2016. Di Motegi hari ini, dua hal mengejutkan datang dari kubu Yamaha Factory Team dimana kedua ridernya DNF.

Kedua rider tersebut terlibat batle diawal-awal lap dengan Marquez. Ketiganya melakukan batle dengan sangat rapih dan agresif. Namun setelah beberapa saat, dimana posisi menjadi Marquez - Rossi - Lorenzo, Rossi mendadak crash. Menurut Dovizioso crash tersebut diakibatkan karena Rossi terlalu mempush limit motornya.

"Di awal lap aku melihat Rossi dan Marquez batle, setelah itu ganti Lorenzo batle dengan Rossi. Saat Rossi berada di posisi dua dan mencoba merperkecil GAPnya dengan Marquez, Rossi terlihat sangat power full. Hingga pada saat dia memasuki turn 10 dia terlalu cepat dan kehilangan grip ban depannya. Sejak saat itu aku mencoba mengendarai Desmoku dengan halus dan hati-hati."

"Selain itu ketika aku berada di belakang Lorenzo, Lorenzo juga terlalu terburu-buru. Jelas sekali saat memasuki turn 9 dia melakukan kesalahan, dia terlalu masuk kedalam hingga mengakibatkan front-end." Jawab Dovi setelah race berakhir.
Raihan Poin Sementara Setelah Race Motegi
Dengan hasil ini juara dunia 2016 sudah di depan mata Marquez, di next race Marquez hanya butuh balapan dan tidak DNF. GAP poin saat ini Rossi, -77, sedangkan Lorenzo -91 dari Marquez.
Baca juga: Harga Tiket dan Paket Tour MotoGP Sepang Hanya Rp. 2.700.000,- (Kualifikasi dan Live Race)

Harga Tiket dan Paket Tour MotoGP Sepang Hanya Rp. 2.700.000,- (Kualifikasi dan Live Race)

Harga Tiket dan Paket Tour MotoGP Sepang 2016
Siapa yang tidak mau nonton MotoGP secara langsung di sikuit Sepang hanya dengan Rp. 2.700.000,-? Ya, promo ini nyata bukan palsu. Promo ini diadakan oleh Team LiburanHemat. Dalam tur ini anda tidak hanya menonton MotoGP, namun juga mengunjungi berbagai macam wisata di Malaysia seperti Cocoa Boutique Big Cafe, Twin Tower, King Palace, Indepedence Square, Monumen Nasional Mayalsia, Masjid Nasional, dan lain-lain.

Dalam paket tour ini anda akan mendapatkan pelayanan spesial dalam waktu 4 hari 3 malam. Anda juga tidak hanya dapat tiket race, melainkan tiket kualifikasi 1 dan 2 juga. Dan tidak lupa juga sobat akan dapat jatah makan minimal 2x/hari. Berikut adalah jadwal jika anda mengambil paket tour MotoGP Sepang kali ini.


1. Hari Pertama (Jum'at)
  • Sobat dijemput oleh team di Bandara Kuala Lumpur. 
  • Wisata Tour ke Cocoa Boutique Big Cafe, Twin Tower, King Palace, Indepedence Square, Monumen Nasional Mayalsia, Masjid Nasional.
  • Program bebas di Bukit Bintang.
  • Makan Malam di cafe lokal.
  • Checkin hotel
2. Hari Kedua (Sabtu)
  • Makan pagi di hotel
  • Transfer menuju sirkuit Sepang untuk menonton kualifikasi MotoGP
  • Sore hari makan di restoran setempat
  • Kembali ke hotel
3. Hari Ketiga (Minggu)
  • Makan pagi di hotel
  • Transfer menuju sirkuit Sepang untuk menonton Race MotoGP
  • Makan siang di restoran setempat (Biaya individu)
  • Kembali ke hotel
  • Acara bebas sampai di jemput team untuk makan malam
4. Hari Keempat (Senin)
  • Makan pagi
  • Transfer menuju bandara Kuala Lumpur untuk kembali ke Indonesia
Gimana, seru kan? Hanya dengan biaya mulai Rp. 2.700.000,- anda dapat menyaksikan live race MotoGP Sepang 2016 dengan berbagai macam pelayanan spesial. Bagi anda yang berminat membeli, booking paket tour ini atau hanya ingin beli tiket MotoGP Sepang 2016 silahkan hubungi telp 0361 8956014/13 fax 0361 8956015. 

Rekor Terbaru Valentino Rossi Diusia 37 Tahun


Kita tahu bahwa sampai saat ini Valentino Rossi masih tetap berkecimpung di dunia balap motor khususnya di MotoGP. Saat ini usia Valentino 37 tahun dan berada di urutan ke-9 pembalap tertua yang berada di MotoGP.

Namun ada yang membedakan antara Valentino dengan pembalap tertua lainnya, yaitu skillnya. Dari skillnya itulah Rossi membuat rekor baru sebagai "Top 9 Pembalap Tertua Yang Pernah Naik Podium" menggeser pemegang rekor sebelumnya yaitu Phil Read.

Rekor tersebut didapatkan Rossi ketika menang di Jerez pada putaran awal MotoGP musim ini. Dengan usia 37 tahun 68 hari (Jerez 2016) Rossi masih mampu finish di urutan pertama. Di abad ke 20 baru Valentino yang bisa melakukan hal ini, pembalap lain seperti Biaggi, Gibernau, Capirex, dll tidak dapat melakukan hal semacam ini dengan berbagai alasan.

Sementara untuk pemegang rekor diurutan paling atas adalah Ferguson Anderson dengan umur 44 tahun 237 hari (Montjuic. 1953). Namun Anderson hanya dapat beberapa kali naik podium, dan tidak pernah podium pernah sejak umurnya menginjak 37 tahun.

So, untuk kalian yang pembalap favorit kalian masih muda, jangan gembira dulu dengan prestasinya saat ini. Siapa tahu masih usia 30an sudah pensiun dini seperti Stoner. Bangga boleh, sombong jangan. Semoga informasi di atas bermanfaat, jangan lupa share!
Baca juga: "Matteo: "Peluang Rossi Juara Dunia Hanya 5%, Tapi Bukan Berarti Mustahil."

Matteo: "Peluang Rossi Juara Dunia Hanya 5%, Tapi Bukan Berarti Mustahil."

Peluang Juara Dunia Rossi
Beberapa waktu yang lalu, ketika race Aragon berakhir dengan kemenangan Marc Marquez, Matteo berpendapat bahwa gelar juara dunia tahun ini 95% akan didapatkan oleh Marquez. Bukan hanya Matteo saja, bahkan Lucy Wiyono juga setuju dengan pendapat Matteo Guerinoni.

"Dengan hasil race ini, saya yakin 95% gelar juara dunia tahun ini akan diraih oleh Marquez. Mengapa begitu? karena GAP poin antara Rossi dan Marquez makin menjauh setelah race Aragon. Tapi bukan berarti mustahil menjadi juara dunia bagi Valentino, kita tahu siapa Valentino, tidak semudah itu mengalahkan optimisme Rossi."
Ucap Matteo saat membawakan acara MotoGP di Trans 7

Jika dikatakan kemungkinannya 95% artinya Rossi hanya punya peluang 5%. What? 5%. Seperti mustahil sekali. Tapi menurut Matteo, Rossi juga tidak akan pasrah begitu saja. Ya, walaupun seusai race kemarin Rossi berkata dia akan bermain race by race saja.

"Saya begitu menguras habis ban belakang saya di lap-lap awal, sehingga ketika akhir race, ban belakang saya kehabisan grip. Ban saya selalu spin ketika keluar tikungan, hal itu diperparah kesalahan saya di 2 lap terakhir dimana saya mencoba melakukan overtake kepada Lorenzo namun saya terlambat melakukan pengereman. Dan hasil ini membuat GAP poinku dengan Marquez kembali jauh, mungkin race selanjutnya saya akan race by race saja." Klarifikasi langsung dari Valentino setelah race Aragon

Karena hal itulah Rossi mendapat poin sangat sedikit, dan akibatnya GAP poin Marquez dan Rossi lebih menjauh lagi. Dan sekarang kendali juara dunia ada di tangan Marquez, semua tergantung pada Marquez sendiri. Jika ia disisa race bisa tetap jaga jarak dengan Rossi, dapat dipastikan Marquez juara dunia. Tetapi jika dalam sisa race, Marquez DNF 2x saja otomatis World Championship 2016 kembali menjadi misteri.

Jika hal itu benar terjadi, bukan hanya Rossi yang berpeluang mendapat gelar juara dunia, namun Jorge Lorenzo juga. Dan disaat itu juga, MotoGP akan menjadi seru, dimana batle mati-matian akan diperlihatkan oleh masing-masing rider. Admin sendiripun berharap hal ini terjadi, dan yang terpenting setiap rider tetap fairplay, jangan sampai kejadian tahun lalu kembali terjadi.