July 2017 - Crash4Race

Ternyata ini Penyebab Buruknya Peforma Tim MotoGP Suzuki

Ternyata ini Penyebab Buruknya Peforma Tim MotoGP Suzuki

Penyebab Buruknya Peforma Tim MotoGP Suzuki
Suzuki Gran Prix Racing Team turun di perlombaan MotoGP dengan nama "Team MotoGP Suzuki Ecstar" karena alasan sponsorship. MotoGP Suzuki ambil bagian pada perlombaan ini sejak 1974. Kesuksesan langsung dipetik dua tahun kemudian lewat Barry Sheene, di mana ia menjadi juara dunia. Sukses berlanjut pada tahun berikutnya, juga dari kontribusi Sheene. Selain Sheene, Franco UchiniKevin Schwartz dan Kenny Roberts, Jr. juga menyumbang satu titel juara dunia. 

Namun sayang pada saat MotoGP memasukki era terbuka dimana teknologi ambil bagian dari perlombaan ini, perlahan-lahan peforma MotoGP Suzuki berkurang drastis. Tim ini saat ini diperkuat oleh Iannone dan Alex Rins.

Bisa dikatakan peforma kedua pembalap ini hancur lebur di 5 seri awal. Iannone tertinggal 70 poin dari Maverick Vinales (Yamaha Factory Racing) di puncak klasemen sementara. Itu setelah The Maniac cuma bisa finis ke-16 di MotoGP Argentina, dan ke-10 di MotoGP Prancis, dengan gagal menyelesaikan lomba MotoGP Qatar dan Jerez.
Baca juga: 5 Fakta Unik MotoGP Yang Jarang Kita Ketahui, Nomor 5 Bikin Geleng-Geleng Kepala

Meski begitu hasil yang diarih Iannone lebih baik dari rekan setimnya Alex Rins. Alex Rins selain gagal menyelesaikan balapan di Argentina karena crash, dia juga tidak ikut 3 balapan akhir-akhir ini karena cedera.

“Saya tidak berpikir Suzuki seburuk yang terlihat jika kami melihat angka. Andrea telah bertarung untuk posisi podium dan memenangi balapan (bersama Ducati). Dan motor kami juga mampu di depan dengan Maverick tahun lalu,” sembur Brivio kepada Motorsport.com.

“Sekarang kita lihat seperti pembalap apa Maverick , tapi kami sudah mengetahuinya. Apa yang terjadi sekarang kami masih belum menemukan koneksi sempurna antara Andrea dan motor kami. Tapi jika kami menganalisis balapan, kami bisa menyadari segala sesuatunya tidak seburuk yang tercermin di klasemen," imbuhnya.

Iannone yang didatangkan tim MotoGP Suzuki dari Ducati menjadi ujung tombak pengembangan motor Suzuki di ajang MotoGP.
Baca juga: Jadwal MotoGP 2017

5 Fakta Unik MotoGP Yang Jarang Kita Ketahui, Nomor 5 Bikin Geleng-Geleng Kepala

Melaju dengan kecepatan tinggi dan mempertaruhkan nyawa demi kemenangan tidak bisa dipisahkan dalam dunia MotoGP. Kali ini kami akan mempersembahkan 5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

1. Pembalap Lebih Banyak di Luar Negeri Ketimbang di Negara Sendiri
Musim MotoGP kurang lebih berlangsung selama 9 bulan tiap tahunnya. Mulai bulan Maret hingga November per tahun. Itu belum termasuk Test Pra Season yang dilaksanakan berbulan-bulan sebelum balapan pertama berlangsung. Jadi bisa dikatakan minim sekali waktu bagi pembalap untuk istirahat.

5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

2. Pebalap Rata-Rata Melaju Dengan Kecepatan 160KM/Jam sampai 200KM/Jam

5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

Motor mempunyai kekuatan 250x lebih kuat ketimbang kuda. Kecepatan ini tentu saja lebih cepat dari mobil, namun karena mempunya 2 roda resiko untuk crash lebih besar ketimbang mobil. Smith mengatakan pembalap hanya membutuhkan waktu 2.6 detik untuk menuju 100KM/jam dari 0KM/jam.

3. Detak Jantung Pebalap Bisa Sampai 190 Detak/Menit.


5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

Detak jantung pembalap saat balapan bisa mencapai 190 detak/menit, padahal rata-rata detak jantung orang normal sekitar 70 detak/menit. Valentino Rossi dikenal sebagai pembalap yang bisa mengontrol detak jatungnya bisa tetap di bawah 100 detak/menit. Hal ini dungkapkan salah satu dokter yang menghabiskan hidupnya selama 30 tahun di lintasan balap. Menurutnya detak jantung Valentino Rossi sama dengan detak jantung anak sedang bermain.
Baca juga: Arti Pit Board Pedrosa

4. Satu Motor Bisa Memiliki Bobot 2 Kali Pria Dewasa

5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

Berat motor balap MotoGP kurang lebih 150kg. Memang cukup berat untuk ukuran orang normal. Karena itulah dibutuhkan tenaga ekstra untuk pembalap MotoGP. Hal itu bisa diatasi dengan diharuskannya setiap pembalap melakukan Gym setiap sore agar otot selalu terjaga kebugarannya.

5. Satu Pembalap Bisa Menghasilkan 2 Liter Keringat Setiap Kali Balapan

5 fakta unik MotoGP yang jarang kita ketahui.

Dehidrasi bisa menyebabkan respon otak menjadi lambat, karena itulah dibuatlah sistem punuk yang ada di puggung baju pembalap. Isi dari punuk itu adalah air untuk diminum pembalap saat balapan. Karena itulah keringatnya yang bisa dihasilkan pembalap akan lebih banyak.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2017